Langsung ke konten utama

Di Tempat-Tempat ini Kamu Bisa Lihat Indahnya Lampung Dari Atas

1. The Summit Bistro Lampung



 
Summit Bistro merupakan perpaduan antara cafe dan restaurant .
Menu makanan merupakan makanan Indonesia, Eropa dan Asia.

Harga makanan  dan minuman yang tersedia sekitar  IDR 26000 - 197000.
Tetapi jika anda tidak ingin makan di sana , anda dapat naik saja ( masuk ) dan biaya parkir sekitar IDR 5000. Jika malam minggu biasanya selalu penuh, maka dari itu anda bisa reservasi atau booking sebelumnya agar tidak kecewa. Untuk pelayan lumayan ramah.
 
Alamat: Jl. Raden Imba Kesuma Ratu, Sukajadi, Sukadanaham (Tugu Duren), Bandar Lampung 35000, Indonesia Nomor Telepon: +62 828-8080-6666

2.  Waroeng Diggers



Waroeng Diggers juga merupakan restaurant yang berpadu dengan cafe. 
Harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan The Summit Bistro. 
Pelayannya ramah . Saat malam hari live musik mulai jam 8 p.m.
Saat malam minggu selalu penuh , jika tidak ingin kecewa datanglah lebih gasik sekitar setengah 7 p.m. Pengunjung dapat merequest lagu ataupun bernyanyi di panggung diiringin pengiring yang sudah disediakan, gratis. Di bagian bawah juga terdapat ayunan , jungkat-jungkin atau maianan untuk anak-anak.  Tempat duduk tersedia outdoor dan juga indoor.
Harga mulai dari IDR 10000
Alamat: JL. Way Sungkai, Komplek Besi Baja, Lampung, Indonesia
Jam:
Hari ini buka · 11.00–23.00

3. Bukit Randu Lampung



 

Bukit randu merupakan sebuah hotel dengan beberapa restaurant yang menyediakan makanan khas Indonesia , Jepang dan Amerika .
Di tempat ini  juga disediakan meeting room , spa & massage , ruang fitness , karaoke dan kolam renang . Untuk harga standar cafe. Tetapi jika anda ingin sekedar menikmati pemandangan datang saja. Mungkin hanya dikenakan biaya parkir.

Jln. Kamboja No. 1 - 2 A Kebon Jeruk, Bandar Lampung.
Phone   : 0721 241333 / 0721 256681
Fax       : 0721 240123 /  0721 256682
Email     : sales@bukitrandu.com, marketing@bukitrandu.com bukitrandu@yahoo.co.id

4. Alam Wawai 
 

Tiket mauk IDR 15000 untuk senin-jumat. dan IDR 20000 untuk weekend .
Gratis minuman yang dapat dituker di kantinnya. Disini hanya ada satu kantin .


Kayaknya sudah ada cerita yang lebih lengkap , cek aja
http://coretjalan.blogspot.co.id/2015/05/pesona-alam-wawai.html
Alamat :
Jl. Raden Imba Kusuma Ratu, Tj. Karang Bar., Kota Bandar Lampung, Lampung 35116, Indonesia

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Pribadi Introvert , Pendiam dan Penyendiri . Apakah itu kamu ?

Artikel favorit ku 11 Hal yang mungkin Agan Tidak Ketahui mengenai Orang Penyendiri          Sumber : Kaskus  @ firmansahita   (http://www.kaskus.co.id/thread/567dabd55c779801728b4567/?ref=homelanding&med=hot_thread) Artikel lain....   100 Fakta Ciri-Ciri Kebiasaan Orang Introvert/Pendiam                         Sumber : Kaskus @astuaria5 http://www.kaskus.co.id/thread/567bccdbd89b09b66f8b4569/100-fakta-ciri-ciri-kebiasaan-orang-introvert-pendiam  susahnya dapet cewe introvert                                                                          Sumber : Kaskus @ dyslexia13  http://www.kaskus.co.id/post/56663975dc06bd66348b4569#post56663975dc06bd66348b4569       kala...

Dieng Plateau ( Negeri Di Atas Awan )

 Intermezo Dataran Tinggi Dieng adalah kawasan vulkanik aktif di Jawa Tengah , yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo . Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing . Dieng memiliki Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000 m di atas permukaan laut . Suhu berkisar 12—20 °C di siang hari dan 6—10 °C di malam hari. Pada musim kemarau (Juli dan Agustus), suhu udara dapat mencapai 0 °C di pagi hari dan memunculkan embun beku yang oleh penduduk setempat disebut bun upas ("embun racun") karena menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian. Nama Dieng berasal dari gabungan dua kata bahasa Kawi : "di" yang berarti "tempat" atau "gunung" dan " Hyang " yang bermakna ( Dewa ). Dengan demikian, Dieng berarti daerah pegunungan tempat para dewa dan dewi bersemayam. [1] Teori lain menyatakan, nama Dieng berasal dari bahasa Sunda ("di hyang") karena diperkirakan pada ma...